Selain di Indonesia beer sering kali dihubungkan dengan sifat-sifat negatif, konsumsi minuman yang mengandung alkohol ini juga sering disebut-sebut sebagai kebiasaan yang membawa pengaruh buruk terhadap kesehatan. Kalau anda penyuka beer dan khawatir dengan pengaruh buruknya terhadap kesehatan, ini mungkin menjadi kabar baik untuk anda. Sebuah riset pustaka menunjukkan ada banyak penelitian yang menyimpulkan bahwa ada banyak manfaat beer untuk kesehatan, bahkan untuk atlit yang nota bene kebutuhannya untuk menjaga kesehatan dan kebugaran jauh lebih besar dari rata-rata kita.

Untuk penggemar beer, minuman yang satu ini memang bukan cuma sekedar gaya hidup dan sarana bersosialisasi, tetapi juga pelepas dahaga seperti halnya air minum biasa, sehingga saat kehausan entah karena udara panas atau baru selesai berolah raga, ada juga yang memilih menenggak beer selain air mineral. Khawatir dengan pengaruh buruknya pada kesehatan? Tunggu dulu, simak dulu manfaat beer untuk kesehatan berikut.

Manurunkan Resiko Gangguan Jantung

Konsumsi minuman beralkohol secara berlebihan, termasuk beer, memang bisa meningkatkan resiko gangguan jantung, tetapi dalam jumlah terbatas minuman beralkohol justru memberi manfaat untuk kesehatan jantung. American Heart Association menyatakan bahwa konsumsi alkohol secara terbatas dapat meningkatkan HDL yang dikenal sebagaik kholesterol baik dan mengurangi pembentukan gumpalan darah. Tentunya anda tahu bahwa penggumpalan darah merupakan salah satu faktor utama serangan jantung dan stroke. Konsumsi yang disarankan adalah 2 gelas sehari untuk pria dan segelas sehari untuk wanita.

Anti Inflamasi

Bunga hop yang merupakan salah satu bahan yang digunakan dalam pembuatan beer yang berperan dalam membentuk rasa ternyata punya manfaat lain. Sebuah penelitian mengenai makanan dan nutrisi molekular menunjukkan bahwa bunga hop efektif mengatasi inflamasi akut. Dalam bahasa sehari-hari, inflamasi kita kenal dengan istilah peradangan.

Menjaga Kekuatan Tulang

Sebuah studi yang dilansir oleh Nutritional Health and Aging pada tahun 2007 membuktikan bahwa kandungan silikon pada makanan memiliki peran penting untuk kekuatan tulang dan sendi. Beer merupakan salah satu sumber silikon yang berkualitas tinggi. Meskipun masing-masing jenis beer memiliki kadar kandungan silikon yang berbeda-beda, seara umum beer merupakan bahan yang paling kaya akan kandungan silikon. Tapi memang tidak perlu berlebihan juga. Sebuah hasil riset yang dapat ditemukan pada jurnal Food and Science in Agriculture mengatakan bahwa konsumsi tiga botol beer sehari sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh kita akan silikon. Lumayan kan?

Mencegah Pembentukan Batu Ginjal

Kita semua mungkin sudah tahu, kurang minum bisa mengakibatkan terbentuknya batu ginjal. Minuman yang banyak mengandung gula seperti jus dan soda, alih-alih membantu justru meningkatkan resiko terbentuknya batu ginjal. Setidaknya itulah yang ditemukan dari studi yang dilansir Clinical Journal of the American Society of Nephrology pada tahun 2013 lalu. Sementara itu konsumsi beer secara rutin justru bisa menurunkan resiko pembentukan batu ginjal sampai 41%.

Membantu Pencernaan

Mitos bahwa beer membuat perut buncit tidak sepenuhnya salah, kenyataannya memang konsumsi berlebihan memang dapat mengakibatkan kegemukan. Meskipun demikian konsumsi alkohol dalam jumlah terbatas justru baik untuk sistem pencernaan karena dapat membantu memerangi heliobacter pylori, bakteri yang dapat menyebabkan gangguan lambung, biasa kita sebut sebagai maag. Beer juga merupakan sumber dari arabinoxylan-oligosaccharides yang merupakan senyawa prebiotik yang membantu fungsi bakteri pencerna pada usus.

Meredakan Nyeri Otot

Sebuah studi yang dipublikasikan oleh International Journal of Kinesiology and Sport Science menunjukkan data yang konsisten dimana para aglet menyatakan bahwa konsumsi beer lebih membantu meredakan nyeri otot setelah berolah raga berat daripada pemijatan.

Jadi pada intinya, tidak perlu terlalu khawatir dengan mitos yang sering kita dengar tentang efek negatif konsumsi beer. Nyatanya banyak studi ilmiah yang mambuktikan manfaat beer untuk kesehatan tubuh kita. Hanya saja, seperti banyak hal lain, konsumsinya memang tidak boleh berlebihan.

Meskipun demikian, kalau keyakinan agama anda melarang konsumsi beer, jangan coba-coba.